IKIP Budi Utomo Gaungkan Deklarasi Kebangsaan Bareng Mahasiswa dari Sabang Sampai Merauke


KOTA MALANG – Untuk merajut kembali tali kebersamaan dan persatuan yang sempat renggang akibat peristiwa akhir-akhir ini, masyarakat yang tergabung dalam Pancasila Power bersama anggota Komisi X DPR RI Rieke Diah Pitaloka MHum menggelar aksi Deklarasi Kebangsaan. Aksi itu digelar di lapangan IKIP Budi Utomo (IBU) Malang, kemarin (22/8).

Membawa misi menyapa mahasiswa di seluruh kampus Indonesia agar tetap menggenggam erat ideologi Pancasila, acara yang dimeriahkan tarian Nusantara oleh mahasiswi IBU itu mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen Forpimda Malang. Tampak hadir Kapolres Malang AKBP Asfuri, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson, dan Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko.

”Tentu pemerintah mengapresiasi kegiatan semacam ini agar bisa terus-menerus merajut persatuan dan kebangsaan untuk menuju Malang nyaman dan aman,” ujar Wawali Sofyan Edi Jarwoko saat membuka Deklarasi Kebangsaan.

Bung Edi, sapaan akrabnya, menyampaikan pada semua mahasiswa IBU yang berasal dari Sabang hingga Merauke kalau keadaan Kota Malang stabil, aman, dan terjamin.”Malang aman, nyaman, dan Malang untuk semua. Belajarlah dengan baik dan tenang. (Setelah) selesai baru membangun Indonesia bersama-sama. Sehubungan dengan berita yang berkembang tentang pemulangan mahasiswa Papua di Kota Malang itu semua hoax,” jelas politikus Golkar itu.

Usai pembacaan Deklarasi Kebangsaan, Rieke Diah Pitaloka mengaku bersyukur bisa mendeklarasikan Pancasila Power di Kota Malang.

”Mudah-mudahan setelah ini bisa tetap keliling ke kampus lain untuk menyuarakan betapa pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa agar Indonesia memiliki haluan ideologi Pancasila. Sudah waktunya Pancasila menjadi pedoman dalam merumuskan kebijakan pembangunan untuk tercapai keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia,” papar politikus PDIP itu.

Sehubungan dengan Deklarasi Kebangsaan di kampusnya, Rektor IKIP Budi Utomo, Nurcholis Sunuyeko berharap seluruh civitas akademika di IBU tak mudah terpecah belah.

”Deklarasi di sini mudah-mudahan akan menjadi gaung secara nasional hingga internasional. Serta menjadikan titik picu atau spirit bagi kesatuan dan persatuan bangsa,” tuturnya.